Untuk kedua kalinya Ir. Suryadi Ismadji, PhD, dosen tetap Jurusan Teknik Kimia Unika Widya Mandala, terpilih Suryadi sebagai finalis Australian Alumni Awards, tahun 2009 ini untuk kategori Excellence in Education (Keunggulan dalam Pendidikan), sedangkan tahun 2008 untuk kategori Research and Innovation (Riset dan Inovasi). Penghargaan ini diberikan oleh pemerintah Australia bagi warga negara Indonesia alumni pendidikan tinggi Australia yang telah memberikan sumbangsih sangat penting terhadap pembangunan Indonesia dan hubungan persahabatan antara kedua negara. 

Suryadi menyelesaikan studi S-1 di Teknik Kimia Unika Widya Mandala pada tahun 1992. Gelar PhD diperolehnya dengan penghargaan Dean commendation for Outstanding Research Higher Degree Thesis dari The University of Queensland pada tahun 2002. Pada tahun 2003-2008 Suryadi dipercaya menjabat Ketua Jurusan Teknik Kimia. Dengan jiwa kepemimpinan, inovasi dan komitmennya, Suryadi membawa Jurusan Teknik Kimia bersaing di kancah ilmiah internasional. Dia juga membimbing para mahasiswa untuk mempublikasikan riset mereka dalam jurnal internasional, sehingga mereka memperoleh beasiswa untuk studi lanjut di berbagai universitas ternama di luar negeri. Saat ini Suryadi tetap melanjutkan karirnya sebagai dosen tetap senior di Jurusan Teknik Kimia.

Terpilihnya Suryadi sebagai finalis Australian Alumni Awards dua kali berturut-turut ini tidak terlepas dari kerja keras dan komitmennya di bidang Teknik Kimia. Pada tahun 2003 Suryadi terpilih sebagai Peneliti Muda Indonesia untuk kategori Rekayasa dan Teknologi dan pada tahun 2004 dia berhasil memperoleh penghargaan sebagai Peneliti Terbaik Widya Mandala. Kepakaran Suryadi di bidang adsorpsi fasa liquid, ekstraksi fluida superkritis, pengolahan air limbah dan pirolisis telah dikenal secara internasional. Publikasi hasil risetnya yang sampai saat ini telah mencapai 37 makalah di jurnal ilmiah internasional, serta banyak makalah di jurnal nasional, makalah seminar internasional serta makalah seminar nasional menunjukkan dedikasi dan komitmennya terhadap dunia pendidikan dan riset di Indonesia. Sedangkan jumlah jurnal internasional yang telah direviewnya sampai dengan saat ini lebih dari 7o makalah. Selain itu Suryadi juga memperoleh Biography Inclusion in Who's who in Science and Engineering 2005-2006 dan Biography Inclusion in Who's who of Emerging Leader 2007. Pada tahun 2008 yang lalu Suryadi diundang sebagai Visiting Professor di National Taiwan University of Science and Technology.

Empat finalis lain yang terpilih bersama Suryadi untuk kategori Excellence in Education ini adalah Professor Edy Tri Baskoro (ITB), Professor Hendra Gunawan (ITB), Professor Frans Umbu Datta (Rektor Universitas Nusa Cendana) dan Mutadi (Ministry of Religious Affairs Training Centre, Jawa Tengah). Daftar lengkap para finalis tersedia di http://www.indonesia.embassy.gov.au. Pemenang akan diumumkan pada Jamuan Makan Malam Australian Alumni Awards di Jakarta pada 21 Februari 2009.



Forgot password?