Bertepatan dengan ulang tahun ke-42 Fakultas Ekonomi pada tanggal 1 September 2007 dan kepercayaan  yang  diberikan pada Unika Widya Mandala Surabaya sebagai satu di antara 50 ‘promising University of the year’ Fakultas Ekonomi menyelenggarakan 1st National Conference “Towards a New Indonesia Business Architecture” di Hotel Santika Surabaya pada 4 September 2007.

Hal yang mengilhami diselenggarakannya konferensi ini adalah karena tidak dapat dipungkiri bahwa keunggulan suatu bangsa dan negara tidak terlepas dari kemajuan riset dan teknologi, bukan hanya tergantung pada berlimpahnya sumber daya alam dan sumber daya manusia. Selanjutnya, kesalahan perencanaan pembangunan dan pengambilan keputusan yang tidak didasarkan pada hasil riset dan konsepsi yang matang dari akademisi dan praktisi dapat mengakibatkan kegagalan pembangunan ekonomi dan pembangunan sebuah bangsa/negara.

Mengutip sambutan Dekan Fakultas Ekonomi bahwa perubahan bukan merupakan peristiwa yang terjadi sekali dan sesuatu yang pasti terjadi di dunia ini adalah ‘perubahan’. Perubahan harus dibangun dalam sel-sel suatu negara maupun organisasi dengan mempelajari secara seksama versi-versi baru  dari seluruh proses ekonomi dan bisnis setiap bulan, setiap minggu bahkan setiap hari. Mengerti perubahan dan tetap bertahan hidup berarti mengadaptasi dan mempengaruhi lingkungan bisnis dan ekonomi yang dihadapi oleh suatu negara dan organisasi bisnis. Ini berarti menjadi jawaban atas pertanyaan yang selalu terjadi yaitu “apa yang terjadi di luar sana, bagaimana kita mengakomodasinya?” Hal inilah yang mendasari pentingnya sebuah arsitektur bisnis baru yaitu beradaptasi dengan perubahan, membangun daya saing dan eksis dalam jangka panjang.

Unsur-unsur perubahan melibatkan lingkungan eksternal, kondisi  internal dan kapabilitas organisasi, dan sikap kepemimpinan. Dalam proses perubahan menuntut pemahaman proses perubahan, membangun budaya untuk berubah, mengantisipasi resistensi, mendestabilisasi status quo, dan membuat perubahan benar-benar terjadi serta mendorongnya melalui penciptaan infrastruktur  yang akan mempertahankan dan melakukan perubahan dalam jangka panjang.

Konferensi ini diselenggarakan dengan tujuan membahas, mendiskusikan dan bertukar pikiran, serta memberikan wacana bagaimana membuat perubahan dapat terjadi, melihat pengalaman negara maupun organisasi bisnis dalam keberhasilan dan kegagalannya dalam mengelola perubahan dan memberikan masukan praktis pada proses perubahan. Sebagai bagian dari perubahan tersebut Fakultas Ekonomi Unika Widya Mandala Surabaya merasa perlu untuk berkontribusi menyelenggarakan suatu forum untuk mencari, menemukan dan  merumuskan pembangunan arsitektur bisnis yang seimbang, yaitu antara kebutuhan bisnis skala besar dan penguatan ekonomi rakyat yang pada akhirnya dapat menyelaraskan ekonomi yang lebih humanistik.

Suatu lembaga pendidikan tinggi selayaknya tidak hanya berfungsi dalam bidang pendidikan saja, melainkan juga berperan sebagai penggagas dan mampu memberikan konsep baru yang inovatif dalam usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berwawasan luas dan jauh ke depan dalam usaha meningkatkan daya saing bangsa merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap lembaga pendidikan.

Melalui Konferensi Nasional ini, diharapkan akan terjadi komunikasi efektif antara para pakar baik yang berasal dari Pendidikan Tinggi maupun para praktisi. Kesempatan ini juga akan mempererat hubungan kesejawatan yang pada akhirnya akan dapat menginisiasi jaringan kerja yang lebih luas dan berdayaguna. Rekomendasi yang dihasilkan pada akhir konferensi diharapkan dapat ditindaklanjuti dan menjadi sumbangan yang berharga bagi penyelesaian masalah bangsa terutama dalam penyusunan rancang bangun yang baru bagi perekonomian kita.

Secara keseluruhan panitia menerima respon yang luar biasa dari berbagai pihak terbukti dengan banyaknya makalah yang masuk yaitu sebanyak 83 makalah. Namun setelah melalui blind review, terpilih 69 makalah untuk dipresentasikan dalam konferensi ini. Panitia mengelompokan makalah tersebut ke dalam lima bidang yaitu:

  1. Ilmu Ekonomi – 12 makalah (17,1%)
  2. Manajemen Sumber Daya Manusia dan Organisasi – 16 makalah (22,9%)
  3. Manajemen Pemasaran – 14 makalah (20%)
  4. Manajemen Strategik dan Operasional – 11 makalah (15,7%)
  5. Akuntansi dan Manajemen Keuangan – 17 makalah (24,3%)

Pemakalah merupakan akademisi dan praktisi yang berasal dari berbagai daerah antara lain Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Salatiga, Surabaya, Malang, Madura, Banjarmasin dan lain-lain.

 

 



Forgot password?